Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Enam Rumah dan Satu Pikap Ludes Terbakar di Eris Minahasa

Enam Rumah dan Satu Pikap Ludes Terbakar di Eris Minahasa

  • account_circle Anes Walean
  • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MINAHASA, INTANA.news – Peristiwa kebakaran hebat melanda Desa Touliang Oki Jaga 2, Kecamatan Eris, Kabupaten Minahasa, Rabu (16/9/2026) sekitar pukul 06.30 Wita.

Si jago merah menghanguskan enam unit bangunan rumah dan tempat usaha serta satu unit mobil pikap.

Kendati tidak menimbulkan korban jiwa, total kerugian material akibat musibah ini diperkirakan mencapai Rp700 juta.

​Berdasarkan data yang dihimpun, api pertama kali berkobar dari bangunan kayu yang difungsikan sebagai tempat usaha meubel milik Keluarga Karamoy-Walangare.

Api dengan cepat membesar dan merembet ke tiga unit rumah di sisi sebelah kanan, satu unit rumah di sisi sebelah kiri, serta satu unit mobil pikap merek Daihatsu Espas yang terparkir di halaman pemilik usaha meubel.

​Bangunan tempat usaha meubel tersebut diketahui hanya beraktivitas pada siang hari, sementara pemiliknya berdomisili di Kecamatan Tondano Barat.

Menurut keterangan saksi, orang terakhir yang meninggalkan lokasi pada hari sebelumnya adalah pemilik usaha, Karamoy.

​Kepanikan seketika melanda permukiman warga saat api mulai membesar di pagi hari.

Lendy (40), warga setempat yang rumahnya berada di samping kanan lokasi kejadian, mengaku terbangun setelah merasakan hawa panas saat berada di dalam toilet.

​”Saat keluar dari toilet, saya melihat bagian belakang rumah di samping sudah mulai terbakar. Saya langsung berteriak kepada seisi rumah agar segera menyelamatkan diri dan meminta pertolongan,” ujar Lendy.

​Hal senada diungkapkan Jeane (60), yang tinggal serumah dengan Lendy.

Ia mendengar teriakan menantunya dari bagian belakang rumah sambil berlari, sehingga ia ikut menyelamatkan diri keluar bangunan sembari meminta pertolongan warga.

​Sementara itu, Swita, warga yang tinggal di seberang jalan lokasi kebakaran, mengaku melihat kepulan asap saat hendak berangkat ke sekolah.

Ia menyebutkan bahwa rumah yang terbakar merupakan tempat usaha meubel yang tidak berpenghuni pada malam hari.

​Anak pemilik meubel, Ryan (35), yang tengah dalam perjalanan menuju sekolah dari Tondano, terkejut mendapati kepulan asap saat memasuki Desa Touliang Oki.

Setibanya di lokasi, ia mendapati tempat usaha orang tuanya tengah dilalap api dan bersama warga sekitar langsung berupaya mengevakuasi barang-barang yang masih bisa diselamatkan.

​Kobaran api baru berhasil dikendalikan dan dipadamkan sepenuhnya pada pukul 08.20 Wita.

Petugas kemudian melanjutkan proses pendinginan (penyiraman basah) untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang tersisa.

Operasi pemadaman ini mengerahkan lima unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) Kabupaten Minahasa serta satu unit mobil Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Minahasa.

​Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang.

Aparat kepolisian setempat telah bergerak cepat dengan mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP), membantu proses evakuasi, mengumpulkan keterangan dari para saksi, berkoordinasi dengan Hukum Tua untuk mengatur kelancaran arus lalu lintas di jalur alternatif, menghubungi pihak PLN guna memadamkan aliran listrik di sekitar lokasi, serta memasang garis polisi (police line) di area kejadian. (nes)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less