Laga Dramatis Belgia vs Senegal Jadi Perekat Silaturahmi Babinsa dan Warga di Minahasa
- account_circle Anes Walean
- calendar_month 5 jam yang lalu
- visibility 7
- comment 0 komentar
- print Cetak

Oplus_131072
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MINAHASA, INTANA.NEWS — Momentum pesta bola Piala Dunia 2026 menjadi sarana bagi aparat TNI untuk mempererat hubungan dengan masyarakat.
Personel Koramil 1302-03/Kakas menggelar nonton bareng (nobar) laga sengit antara Belgia melawan Senegal bersama warga di Kelurahan Kampung Toliang, Kabupaten Minahasa, Kamis (2/7/2026) subuh.
Nobar yang berlangsung pukul 05.00 hingga 07.00 WITA tersebut menjadi ruang komunikasi yang hangat sekaligus humanis antara bintara pembina desa (Babinsa) dan warga di wilayah binaan.
Meskipun diselenggarakan secara sederhana di salah satu rumah warga, antusiasme penonton tidak surut.
Nobar ini dihadiri secara intim oleh tujuh orang penonton, yang terdiri dari satu personel TNI dan enam warga setempat.
Suasana kebersamaan langsung terasa begitu peluit sepak mula (kick-off) ditiup.
Pertandingan sendiri berjalan sangat ketat dan menghibur. Drama lima gol tercipta sebelum akhirnya Belgia menyudahi perlawanan sengit Senegal dengan skor tipis 3-2.
Hasil ini sekaligus memastikan langkah Belgia melaju ke babak berikutnya di Piala Dunia 2026.
”Pertandingan berlangsung sengit dan menghibur hingga Belgia berhasil mengamankan kemenangan. Hasil tersebut memastikan Belgia melangkah ke babak selanjutnya setelah melalui laga yang berlangsung dramatis,” tulis rilis resmi Penerangan Kodim (Pendim) 1302/Minahasa.
Di luar urusan strategi lapangan hijau, esensi utama dari kegiatan subuh itu adalah menjaga harmoni.
Melalui ruang-ruang santai seperti nobar, Koramil 1302-03/Kakas berupaya meruntuhkan sekat birokrasi demi menciptakan kedekatan emosional dengan masyarakat.
Pihak Pendim 1302/Minahasa menyatakan bahwa pendekatan informal seperti ini dinilai sangat efektif untuk mendengarkan aspirasi warga, sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah binaan agar tetap aman, tertib, dan penuh keakraban. (*)
- Penulis: Anes Walean
