Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Mengubah Masa Pidana Jadi Peluang, Warga Binaan Lapas Manado Hasilkan Produk Bernilai Ekonomi

Mengubah Masa Pidana Jadi Peluang, Warga Binaan Lapas Manado Hasilkan Produk Bernilai Ekonomi

  • account_circle Anes Walean
  • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MANADO, INTANA.NEWS — Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Manado membuktikan bahwa masa pidana bukan penghalang untuk tetap produktif.

Melalui program Pembinaan Kemandirian, mereka berhasil menghasilkan beragam produk bernilai ekonomi, mulai dari kerajinan tangan hingga meubel, sebagai bekal untuk kembali ke tengah masyarakat.

Kepala Lapas Kelas IIA Manado, Krisman Ziliwu, menegaskan bahwa program tersebut merupakan implementasi nyata dari fungsi pemasyarakatan yang berorientasi pada pemberdayaan.

Menurut dia, kegiatan ini bertujuan untuk membentuk karakter, menumbuhkan rasa percaya diri, sekaligus membekali warga binaan dengan keterampilan teknis yang konkret.

“Pembinaan kemandirian bukan sekadar mengisi waktu selama menjalani pidana. Ini adalah sarana membekali warga binaan dengan keterampilan yang dapat menjadi modal untuk hidup mandiri setelah bebas,” ujar Krisman di Manado, Kamis (16/7/2026).

Dalam pelaksanaannya, seluruh proses produksi dilakukan di bawah pendampingan ketat petugas dan instruktur ahli.

Selain aspek teknis, program ini juga menitikberatkan pada penanaman nilai disiplin, tanggung jawab, kerja sama, dan etos kerja bagi setiap individu yang terlibat.

Langkah ini sejalan dengan komitmen Direktorat Jenderal Pemasyarakatan untuk mewujudkan sistem pemasyarakatan yang produktif, humanis, dan berorientasi pada reintegrasi sosial.

Dengan pendampingan yang berkelanjutan, pihak Lapas berharap setiap warga binaan dapat kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih mandiri dan mampu berkontribusi positif bagi lingkungan sekitar.

Ke depan, Lapas Kelas IIA Manado berkomitmen untuk terus berinovasi dalam program pembinaan melalui sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan.

Hal ini dilakukan agar hasil pembinaan tidak hanya dirasakan saat menjalani masa pidana, tetapi juga menjadi fondasi bagi warga binaan dalam membangun masa depan yang lebih baik setelah kembali ke masyarakat. (*)

  • Penulis: Anes Walean

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less